Logistik Pemilu untuk MBD-KKT Alami Keterlambatan Pengiriman

Logistik Pemilu/ilustrasi
Logistik Pemilu/ilustrasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) belum menerima logistik Pemilu tahap I berupa bilik suara dan tinta.


Keterlambatan distribusi bukan faktor kesengajaan. Pasalnya, seluruh proses sampai pendistribusian logistik pemilu melalui kesepakatan bersama pihak pengembang.

“KPU Maluku melakukan kroscek terhadap distribusi logistik pemilu. Informasi terakhir yang kami (KPU) terima, yang belum menerima logistik tahap pertama adalah KPU MBD dan KKT,” ujar Kepala Devisi (Kadiv) Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Maluku, Engelbertus H. Dumatubun di Ambon, Rabu (8/11).

"KPU Maluku hanya memastikan dan mendata setiap logistik pemilu ke daerah. Soal keterlambatan bukan faktor kesengajaan, karena ada mekanisme untuk masing-masing KPU kabupaten/kota,” jelasnya.

Menurutnya, keterlambatan tersebut dipastikan dalam waktu dekat sudah bisa diatas.

"Dalam proses pengiriman dan dipastikan masih dalam perjalanan. Untuk ke MBD dan KKT menggunakan kapal laut, tentunya harus disesuaikan dengan jadwal keberangakatan kapal,” lanjutnya.

Sementara, untuk surat suara atau logistik tahap II baru akan dicetak setelah penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pilpres 2024.

“Untuk logistik tahap II berupa kertas suara baru akan dicetak setelah proses penetapan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden,” beber Dumatubun.

Untuk diketahui, Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),  Seram Bagian Timur (SBT),  Maluku Tengah (Malteng),  Buru, Buru Selatan (Bursel),  Kota Tual, Kepulauan Aru dan Maluku Tenggara (Malra) sudah menerima logistik tahap I. (*)